cara membaca denah rumah pasangan muda mempelajari denah rumah di meja ruang keluarga

Kalian baru menerima selembar denah dari developer dan langsung bingung melihat garis, busur, dan angka yang bertebaran di kertas. Cara membaca denah rumah sebenarnya bisa dipelajari dalam waktu singkat, asal kalian tahu urutan membacanya dan arti tiap simbol yang paling banyak muncul. Lembar denah bukan gambar hiasan, melainkan peta kecil yang menjelaskan posisi tiap ruang, ukuran tiap dinding, dan arah hadap rumah kalian.

Bayangkan pasangan muda yang membeli rumah pertama lewat developer di pinggiran kota. Mereka menerima denah rumah 7×10 meter, lalu bertanya di mana letak dapur, seberapa besar kamar tidur utama, dan apakah ruang tamu cukup lega untuk sofa tiga dudukan. Semua jawaban itu sudah tertulis di denah, hanya saja memakai bahasa gambar yang perlu diterjemahkan dulu. Cara membaca denah rumah yang tepat mengubah lembaran yang menakutkan menjadi alat tawar yang kuat saat berdiskusi dengan developer atau arsitek.

Cara Membaca Denah Rumah Dimulai dari Orientasi Lembar

Langkah pertama dalam cara membaca denah rumah bukan menatap simbol kecil, melainkan memutar lembar sampai posisi depan rumah berada di sisi yang nyaman dibaca. Kebanyakan denah digambar dengan bagian depan rumah di sisi atas atau sisi bawah lembar, dan keterangan arah biasanya tertulis di sudut kertas. Cari panah utara atau huruf U di salah satu sudut denah, karena panah tersebut menjadi kompas untuk seluruh ruangan.

Denah contoh yang dipakai di tulisan berikut memakai rumah 7×10 meter dengan tapak 70 meter persegi dan 7 ruang di satu lantai. Teras depan berada di muka, dapur dan kamar mandi berada di belakang, ruang tamu dan ruang keluarga di sisi kiri, sedangkan kamar tidur berada di sisi kanan. Gambar denah contoh tersebut bisa kalian jadikan bahan latihan sambil membaca tiap bagian di bawah, karena semua angka dan nama ruang di teks sama persis dengan angka dan nama ruang di gambar.

cara membaca denah rumah contoh denah 7x10 meter 1 lantai 7 ruang dengan garis ukuran

Setelah orientasi lembar benar, cara membaca denah rumah berlanjut ke judul denah dan skala yang biasanya tertulis di bawah gambar atau di sudut bawah lembar. Judul denah memberi tahu kalian apakah lembar tersebut menunjukkan lantai 1, lantai 2, atau tampak potongan rumah. Skala memberi tahu perbandingan ukuran gambar dengan ukuran nyata, dan bagian skala akan dibahas lebih jauh di bawah. Inspirasi desain rumah di Livaza bisa kalian buka setelah paham cara membaca denah, supaya tiap contoh denah yang kalian lihat langsung bisa dinilai sendiri tanpa menebak-nebak.

Perhatikan juga garis tepi paling luar pada denah. Garis tersebut menunjukkan batas tapak bangunan, bukan batas lahan, sehingga teras dan halaman kadang berada di luar garis tersebut atau digambar dengan garis yang lebih tipis. Pada denah contoh 7×10 meter, garis luar membentuk persegi 7 meter lebar dan 10 meter panjang, dan semua ruang berada di dalam persegi tersebut. Dalam cara membaca denah rumah, garis luar yang tidak simetris perlu ditanyakan ke developer, bagian mana yang termasuk bangunan dan bagian mana yang termasuk halaman.

6 Simbol yang Wajib Kalian Kenali di Denah

Enam kelompok simbol di bawah mencakup hampir semua tanda yang muncul di denah rumah tapak di Indonesia. Dalam cara membaca denah rumah, kalian tidak perlu hafal puluhan simbol teknis, cukup kenali enam kelompok berikut, lalu cocokkan satu per satu dengan denah contoh 7×10 meter. Tiap kelompok simbol dijelaskan lewat contoh nyata supaya kalian bisa langsung mempraktikkannya di lembar denah yang kalian pegang.

cara membaca denah rumah simbol pintu dan jendela pada denah dengan pensil

1. Simbol pintu terlihat sebagai celah di garis dinding dengan garis lurus dan busur seperempat lingkaran. Garis lurus menunjukkan daun pintu, sedangkan busur menunjukkan arah ayunan pintu saat dibuka. Pada denah contoh, pintu utama membuka dari teras depan menuju ruang tamu, dan arah busur memberi tahu kalian apakah pintu membuka ke dalam atau ke luar. Bila busur pintu menabrak furnitur seperti sofa atau meja, posisi furnitur tersebut perlu digeser atau arah bukaan pintu perlu diubah.

2. Simbol jendela terlihat sebagai garis ganda yang memotong garis dinding, biasanya dengan garis tengah yang lebih tipis. Jendela digambar di dinding luar, dan lebar garis ganda menunjukkan lebar bukaan jendela tersebut. Pada denah contoh, jendela besar berada di dinding depan ruang tamu dan di dinding samping kamar tidur, supaya cahaya pagi dan udara segar bisa masuk. Jendela yang sempit di kamar mandi memberi privasi, sedangkan jendela lebar di ruang keluarga memberi pemandangan ke halaman.

3. Simbol dinding dibedakan lewat ketebalan garis yang dipakai. Dinding luar dan dinding penahan beban digambar dengan garis tebal, sedangkan dinding sekat antar ruang digambar dengan garis yang lebih tipis. Perbedaan ketebalan tersebut penting karena dinding tebal tidak bisa dibongkar sembarangan saat renovasi, sementara dinding sekat tipis masih mungkin digeser dengan izin tukang dan perhitungan struktur. Pada denah contoh, dinding luar membentuk persegi 7×10 meter, sedangkan dinding sekat membagi persegi tersebut menjadi 7 ruang yang terukur. Cara membaca denah rumah memakai perbedaan ketebalan garis tersebut sebagai penanda pertama sebelum membaca nama ruang.

4. Simbol furnitur dan sanitari digambar sebagai bentuk sederhana yang mudah dikenali. Tempat tidur digambar sebagai persegi panjang dengan bantal di salah satu ujung, meja makan digambar sebagai persegi dengan kursi kecil di sekelilingnya, dan sofa digambar sebagai bentuk memanjang dengan sandaran. Kloset digambar sebagai bentuk oval kecil dengan tangki di belakangnya, sedangkan wastafel digambar sebagai persegi kecil dengan lingkaran di tengahnya. Furnitur di denah menunjukkan tata letak yang direncanakan, bukan ukuran furnitur yang wajib kalian beli, sehingga kalian bebas menyesuaikan dengan furnitur yang sudah dimiliki.

5. Simbol tangga, arah mata angin, dan garis ukuran bekerja sebagai satu kelompok penanda arah dan jarak. Tangga digambar sebagai deretan garis sejajar dengan panah yang menunjukkan arah naik, dan simbol tersebut hanya muncul di denah rumah bertingkat. Panah utara menunjukkan arah mata angin, sedangkan garis ukuran menunjukkan panjang tiap sisi ruang dengan angka meter di tengah garis. Pada denah contoh satu lantai, tidak ada simbol tangga, tapi garis ukuran 7 meter di sisi atas dan 10 meter di sisi kiri memberi kerangka ukuran untuk semua ruang di dalamnya.

6. Simbol ketinggian, level lantai, dan keterangan tambahan menjelaskan hal yang tidak terlihat dari atas. Angka level seperti plus 0,30 meter menunjukkan tinggi lantai dari permukaan tanah, sedangkan garis putus-putus menunjukkan bagian bangunan yang berada di atas bidang potong, seperti atap atau balkon. Keterangan tambahan di sisi denah biasanya menjelaskan jenis material dinding, tinggi plafon, atau posisi instalasi air. Bila simbol level tidak tercantum di denah yang kalian terima, tanyakan langsung ke developer supaya kalian tahu apakah lantai rumah lebih tinggi dari jalan atau sejajar dengan jalan.

Enam kelompok simbol tersebut saling berkaitan saat dibaca bersama. Pintu dan jendela menentukan alur gerak dan aliran udara, dinding menentukan batas tiap ruang, furnitur menunjukkan fungsi tiap ruang, sedangkan tangga, arah mata angin, dan garis ukuran menentukan posisi rumah di lahan dan jarak antar ruang. Cara membaca denah rumah menjadi jauh lebih mudah bila kalian membaca simbol demi simbol dengan urutan tersebut, bukan menatap seluruh lembar sekaligus dan berharap semua langsung paham.

Cara Membaca Skala dan Garis Ukuran di Denah Rumah

Skala denah menunjukkan perbandingan antara ukuran di kertas dengan ukuran nyata di lapangan. Skala 1 banding 50 berarti 1 sentimeter di kertas sama dengan 50 sentimeter di lapangan, sedangkan skala 1 banding 100 berarti 1 sentimeter di kertas sama dengan 1 meter di lapangan. Denah rumah tapak kebanyakan memakai skala 1 banding 50 atau 1 banding 100, karena kedua skala tersebut masih nyaman dibaca tanpa kaca pembesar. Cara membaca denah rumah selalu dimulai dari angka skala yang tertulis di sudut lembar, bukan dari perkiraan mata.

Garis ukuran di denah berupa garis lurus dengan anak panah di kedua ujung dan angka di tengah garis. Angka tersebut selalu memakai satuan meter, kecuali bila tertulis satuan lain di keterangan denah. Pada denah contoh, garis ukuran di sisi atas tertulis 7 meter dan garis ukuran di sisi kiri tertulis 10 meter, sehingga kalian langsung tahu tapak bangunan berukuran 7×10 meter tanpa harus mengukur gambar dengan penggaris. Garis ukuran kecil di dalam denah menunjukkan panjang tiap dinding ruang, misalnya dinding ruang tamu sepanjang 4 meter dan dinding dapur sepanjang 4 meter.

Latihan paling cepat untuk memahami skala yaitu mengukur satu dinding di denah dengan penggaris, lalu mengalikan hasil ukur dengan angka skala. Bila dinding ruang tamu terukur 8 sentimeter di denah berskala 1 banding 50, maka panjang nyata dinding tersebut yaitu 8 dikali 50 sentimeter, sama dengan 400 sentimeter atau 4 meter. Hasil hitung tersebut harus sama dengan angka yang tertulis di garis ukuran, dan bila hasilnya berbeda, angka di garis ukuran yang menjadi patokan, bukan hasil ukur kalian. Cara membaca denah rumah yang benar selalu mengutamakan angka tertulis di garis ukuran daripada perkiraan mata.

Dalam cara membaca denah rumah, hati-hati dengan denah yang dicetak ulang atau difoto dari ponsel, karena ukuran gambar bisa mengecil atau membesar tanpa mengubah angka skala yang tertulis. Denah hasil foto mudah terpotong di bagian tepi, sehingga garis ukuran di tepi lembar ikut hilang. Mintalah salinan denah dalam bentuk berkas digital atau cetakan ukuran asli dari developer, supaya skala dan garis ukuran tetap bisa dibaca dengan benar dan tidak menyesatkan saat kalian menghitung luas ruang.

Cara Menghitung Luas Tiap Ruang dari Denah Contoh 7×10 Meter

Luas tiap ruang dihitung dengan mengalikan panjang dan lebar ruang tersebut, dan hasil hitung semua ruang harus sama dengan luas tapak bangunan. Denah contoh 7×10 meter punya tapak 70 meter persegi, dan tujuh ruang di dalamnya dijumlahkan juga harus menghasilkan 70 meter persegi. Cara cek sederhana tersebut menjadi alat paling cepat untuk mengetahui apakah denah yang kalian terima konsisten atau ada angka yang keliru.

Teras depan berukuran 7 meter dikali 1 meter, sehingga luasnya 7 meter persegi. Ruang tamu berukuran 4 meter dikali 3 meter, sehingga luasnya 12 meter persegi. Kamar tidur anak berukuran 3 meter dikali 3 meter, sehingga luasnya 9 meter persegi. Ruang keluarga berukuran 4 meter dikali 3 meter, sehingga luasnya 12 meter persegi. Kamar tidur utama berukuran 3 meter dikali 3 meter, sehingga luasnya 9 meter persegi. Dapur berukuran 4 meter dikali 3 meter, sehingga luasnya 12 meter persegi. Kamar mandi berukuran 3 meter dikali 3 meter, sehingga luasnya 9 meter persegi. Jumlahkan semua angka tersebut, 7 tambah 12 tambah 9 tambah 12 tambah 9 tambah 12 tambah 9, hasilnya tepat 70 meter persegi.

Angka luas tersebut membantu kalian menilai apakah tiap ruang cukup lega untuk fungsinya. Ruang tamu 12 meter persegi cukup untuk sofa tiga dudukan, meja kopi, dan televisi dengan jarak pandang yang nyaman. Kamar tidur utama 9 meter persegi cukup untuk kasur ukuran 160 sentimeter, lemari pakaian, dan meja rias kecil, tapi terasa sempit bila ditambah meja kerja besar. Dapur 12 meter persegi memberi ruang gerak yang lega untuk memasak berdua, sedangkan kamar mandi 9 meter persegi terasa luas dan masih menyisakan tempat untuk mesin cuci di sudut ruangan. Denah rumah lahan sempit bisa menjadi perbandingan yang bagus, karena denah tersebut menunjukkan cara membagi ruang di lahan yang lebih kecil dari contoh 7×10 meter.

Luas ruang di denah kadang berbeda dengan luas yang terasa saat rumah sudah jadi, karena dinding dan furnitur mengambil sebagian ruang. Dinding setebal 15 sentimeter di sekeliling ruang tamu 4×3 meter mengurangi luas bersih sekitar setengah meter persegi, dan furnitur besar seperti lemari dan sofa mengurangi ruang gerak yang tersisa. Karena itu, cara membaca denah rumah yang teliti selalu membayangkan luas bersih setelah dinding dan furnitur dipasang, bukan hanya angka kasar di denah. Mintalah developer menjelaskan apakah angka luas di denah memakai luas kotor termasuk dinding atau luas bersih di dalam ruang.

Arah Mata Angin dan Posisi Lantai di Denah Rumah

Arah mata angin di denah menentukan ruang mana yang mendapat sinar pagi dan ruang mana yang terkena panas sore. Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat, sehingga kamar tidur yang menghadap timur mendapat cahaya pagi yang hangat dan menyegarkan. Ruang keluarga yang menghadap barat justru menerima panas sore yang terik, sehingga butuh tirai tebal atau tanaman peneduh di sisi barat rumah. Pada denah contoh, kalian bisa memutar posisi rumah di lahan supaya kamar tidur utama mendapat sinar pagi, sedangkan dapur yang panas justru berada di sisi yang tidak menghadap barat.

cara membaca denah rumah sinar matahari pagi masuk lewat jendela ruang keluarga

Cara membaca denah rumah juga memperhatikan posisi jendela terhadap arah mata angin, bukan hanya jumlah jendela di denah. Dua jendela yang saling berhadapan menciptakan aliran udara silang yang menyejukkan rumah tanpa kipas angin, sedangkan jendela yang hanya ada di satu sisi membuat udara di dalam rumah terasa pengap. Ruang tamu dan ruang keluarga di denah contoh berada di sisi yang berlawanan dengan kamar tidur, sehingga udara bisa mengalir dari depan ke belakang rumah bila pintu dan jendela dibuka bersamaan. Ventilasi silang seperti itu jauh lebih berpengaruh ke kenyamanan huni daripada sekadar memasang pendingin ruangan di tiap kamar.

Denah lantai 1 dan denah lantai 2 selalu digambar di lembar yang terpisah, dan keduanya dibaca dengan cara yang sama, hanya saja isi ruangannya berbeda. Denah lantai 1 menunjukkan teras, ruang tamu, dapur, dan ruang keluarga, sedangkan denah lantai 2 menunjukkan kamar tidur, ruang belajar, dan balkon. Tangga menjadi penghubung kedua lembar tersebut, dan posisi tangga harus sama di denah lantai 1 dan denah lantai 2, karena tangga yang bergeser antar lembar menandakan gambar yang belum sinkron. Denah rumah 1 lantai modern menunjukkan contoh rumah tanpa tangga, sehingga kalian bisa membandingkan langsung dengan denah bertingkat dan melihat ruang apa saja yang berubah saat tangga tidak ada.

Bila kalian membeli rumah dua lantai, mintalah kedua lembar denah sekaligus dan letakkan berdampingan di meja. Cocokkan posisi tangga, posisi kamar mandi, dan posisi saluran air di kedua lembar, karena kamar mandi lantai 2 sebaiknya berada tepat di atas kamar mandi lantai 1 supaya pipa air tidak memanjang dan bocor di kemudian hari. Perhatikan juga ruang di bawah tangga pada denah lantai 1, karena ruang tersebut bisa dipakai sebagai gudang kecil atau kamar mandi tamu. Cara membaca denah rumah bertingkat yang teliti selalu membandingkan kedua lembar, bukan membaca satu lembar saja lalu menganggap lembar lainnya sama.

Daftar Cek Sebelum Kalian Setuju dengan Denah dari Developer

Tahap akhir cara membaca denah rumah yaitu mengecek ulang tiap ruang sebelum menandatangani persetujuan atas denah, dan daftar cek berikut bisa kalian pakai selangkah demi selangkah. Mulailah dari pintu utama, lalu ikuti alur jalan dari teras menuju ruang tamu, ruang keluarga, dapur, kamar tidur, dan kamar mandi. Pastikan tidak ada pintu yang membuka ke arah furnitur, tidak ada lorong yang terlalu sempit untuk dilalui dua orang, dan tidak ada ruang yang hanya bisa dicapai dengan melewati kamar tidur lain.

Ukur ulang tiap ruang dari angka garis ukuran, lalu jumlahkan luas semua ruang dan cocokkan dengan luas tapak yang tertulis di denah. Bila jumlah luas ruang tidak sama dengan luas tapak, tanyakan selisihnya ke developer dan mintalah penjelasan tertulis. Selisih kecil bisa berasal dari tebal dinding, tapi selisih besar menandakan ada ruang yang belum digambar atau angka yang keliru. Denah contoh 7×10 meter di tulisan berikut lolos cek tersebut, karena tujuh ruang di dalamnya dijumlahkan tepat 70 meter persegi.

Cek juga posisi kamar mandi terhadap dapur dan kamar tidur, karena jarak yang terlalu jauh membuat pipa air memanjang dan biaya perawatan membengkak. Cek posisi jendela di tiap kamar tidur, karena kamar tanpa jendela akan gelap dan lembap sepanjang hari. Cek tinggi plafon dan level lantai yang tertulis di keterangan denah, karena plafon yang terlalu rendah membuat rumah terasa pengap, sedangkan lantai yang sejajar dengan jalan berisiko tergenang saat hujan deras. Tanyakan juga arah hadap rumah terhadap jalan dan tetangga, supaya privasi kamar tidur tetap terjaga.

Terakhir, simpan salinan denah yang sudah disetujui dan mintalah developer menandatangani salinan tersebut. Salinan bertanda tangan menjadi acuan saat rumah dibangun, dan menjadi bukti bila bangunan jadi berbeda dari denah yang disetujui. Foto tiap lembar denah dengan ponsel dan simpan berkas digitalnya di tempat yang aman, supaya kalian selalu bisa membuka denah tersebut saat berdiskusi dengan tukang, arsitek, atau developer di kemudian hari.

Apa arti garis tebal di denah rumah?

Garis tebal di denah rumah menunjukkan dinding luar dan dinding penahan beban yang tidak bisa dibongkar sembarangan. Garis tipis menunjukkan dinding sekat antar ruang yang masih mungkin digeser saat renovasi. Bila kalian ragu membedakan keduanya, tanyakan langsung ke arsitek sebelum merencanakan perubahan dinding.

Bagaimana cara tahu ukuran asli kamar dari denah?

Cara membaca denah rumah untuk ukuran kamar selalu memakai angka di garis ukuran yang mengelilingi kamar tersebut, bukan dari besar kecilnya gambar di kertas. Kalikan panjang dengan lebar untuk mendapat luas kamar, lalu cocokkan hasil hitung dengan angka luas yang tertulis di denah. Bila angka garis ukuran tidak tercantum, mintalah denah dengan skala yang jelas dari developer.

Kenapa kamar mandi di denah contoh berada di belakang?

Kamar mandi di denah contoh 7×10 meter berada di belakang karena posisinya berdekatan dengan dapur, sehingga pipa air dari kedua ruang tersebut bisa dipasang berdampingan dan lebih pendek. Posisi di belakang juga memberi privasi lebih, karena tamu yang datang tidak langsung melihat pintu kamar mandi dari ruang tamu. Posisi tersebut bukan aturan baku, dan kalian bebas memindahkan kamar mandi ke sisi lain selama pipa air dan ventilasi tetap diperhitungkan.

Apakah denah lantai 1 dan lantai 2 selalu digambar terpisah?

Denah lantai 1 dan denah lantai 2 hampir selalu digambar di lembar terpisah, karena tiap lantai punya susunan ruang yang berbeda dan tidak bisa ditumpuk dalam satu gambar. Tangga menjadi penghubung kedua lembar tersebut, dan posisi tangga harus sama di kedua denah. Bila developer hanya memberi satu lembar untuk rumah dua lantai, mintalah lembar lantai lainnya sebelum menyetujui gambar.

Cara membaca denah rumah bukan bakat bawaan, melainkan keterampilan yang tumbuh dari latihan membaca denah demi denah dengan urutan yang benar. Mulailah dari orientasi lembar, kenali enam kelompok simbol, baca skala dan garis ukuran, hitung luas tiap ruang, lalu periksa arah mata angin dan posisi lantai. Denah contoh 7×10 meter dengan 7 ruang dan luas 70 meter persegi bisa kalian pakai sebagai bahan latihan pertama, sebelum beralih ke denah rumah kalian sendiri. Setelah kalian bisa membaca denah tanpa bantuan orang lain, tiap keputusan soal rumah, dari memilih rumah sampai merenovasi, akan terasa jauh lebih tenang dan terkendali.

Dhika

Suka Mengulas Desain Rumah Minimalis

Bagikan:

Leave a Comment